![]() |
| Dok. Ucapan Selamat HUT FP Ke-14 Tahun |
Oleh: Jhon L. Tabuni, S.A.P, C.PS (Kordinator Perumus AD, ART & GBHO & Ex-DPO FOSPEMA-PUNLANNY)
Ilaga, 22
Februari 2026. Tepat hari ini, 14 tahun yang lalu, sebuah tungku perapian
dinyalakan di tanah rantau. FOSPEMA-PUNLANNY lahir bukan dari kemewahan dan
kemudahan, melainkan dari keringat, air mata, dan kerinduan mendalam akan
sebuah "honai" persaudaraan. Organisasi ini didirikan dengan susah
payah untuk menjadi rumah perlindungan sekaligus tempat bersandar bagi kita,
anak-anak pegunungan dari Puncak Jaya, Puncak, Lani Jaya, Nduga, Mimika &
Tolikara. Sebagai salah satu saksi sejarah yang ikut merumuskan rahim
konstitusi (AD, ART & GBHO) dan pernah mengawal organisasi ini sebagai
Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO), dada saya selalu bergemuruh bangga melihat
rumah ini tetap berdiri tegak. Empat belas tahun bukanlah waktu yang singkat;
ini adalah bukti nyata bahwa fondasi persaudaraan kita jauh lebih kuat dari
badai apa pun yang menghantam di tanah rantau.
Adik-adikku
yang saya banggakan, ingatlah satu hal penting: "ijazah sarjana mungkin akan
mengantarkan kalian ke ruang wawancara kerja, tetapi pengalaman
berorganisasilah yang akan membuat kalian bertahan hidup dan memimpin di dunia
nyata". Ruang kuliah hanya mengajarkan kalian teori di atas kertas, namun
FOSPEMA-PUNLANNY adalah laboratorium kepemimpinan yang sesungguhnya. Di sinilah
mental baja kalian ditempa. Di sinilah kalian belajar seni memecahkan masalah
(problem solving), berdebat gagasan, menekan ego pribadi, dan berkomunikasi
layaknya calon-calon pemimpin besar. Jangan pernah mengeluh pada rapat-rapat
yang melelahkan atau tugas kepanitiaan yang menguras energi, karena tepat di
momen-momen itulah karakter tangguh kalian sedang dibentuk.
Hari ini,
tantangan yang kalian hadapi jauh lebih berat dan kompleks dibandingkan era
kami dulu. Kalian hidup di pusaran era digital, di mana teknologi, kecerdasan
buatan (Artificial Intelligence), dan laju informasi bergerak begitu beringas.
Sebagai mahasiswa Papua, kalian tidak boleh tertinggal; kalian harus adaptif,
melek teknologi, dan berani mengambil panggung di masa depan. Namun, sehebat
apa pun kalian terbang menembus awan peradaban zaman, jangan pernah sekali-kali
melupakan akar kalian. Jangan biarkan layar gadget membuat kalian buta dan abai
pada kawan seperjuangan yang sedang kesusahan di asrama atau kontrakan.
Modernisasi tidak boleh sedikit pun menggerus nilai-nilai luhur kekeluargaan
kita.
Tanah Papua
sedang menanti kalian pulang. Bukan sekadar pulang membawa selembar kertas
ijazah, tetapi pulang membawa solusi dan perubahan. Namun, jalan mulia menuju
ke sana menuntut satu syarat mutlak: kekompakan. Adik-adikku, saya berpesan
dengan amat sangat, jangan biarkan organisasi ini rapuh dan terpecah belah oleh
ego sektoral, perbedaan pandangan, perbedaan provinsi baru di Papua atau
kepentingan politik sesaat. Jika ada masalah yang mengganjal, selesaikan di
dalam "honai" kita dengan kepala dingin dan hati yang lapang. "Musuh
terbesar kita bukanlah orang lain di luar sana, melainkan perpecahan di antara
kita sendiri."
Selamat merayakan Dies Natalis yang ke-14, rumah tercinta FOSPEMA-PUNLANNY! Jadikan momentum sejarah ini sebagai titik kebangkitan untuk berlari lebih kencang. Teruslah mengepakkan sayap, raihlah prestasi setinggi-tingginya, dan jadilah mata air kebanggaan bagi keluarga yang senantiasa mendoakan kalian dari balik gunung dan lembah di kampung halaman. Mari kita rapatkan barisan, genggam tangan satu sama lain dengan lebih erat, dan buktikan bahwa dari rahim organisasi ini akan lahir para pembuat sejarah bagi kejayaan tanah Papua. "Tetaplah kokoh pada sumpah setia kita: Bersatu Karena Solidaritas!"


0 Komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !