MAHASISWA DOGIYAI DI KOTA STUDI MAKASSAR MEMBUTUHKAN ASRAMA PERMANEN - JLHATABLOID
Peradaban Milioner [Admin]:
Home » » MAHASISWA DOGIYAI DI KOTA STUDI MAKASSAR MEMBUTUHKAN ASRAMA PERMANEN

MAHASISWA DOGIYAI DI KOTA STUDI MAKASSAR MEMBUTUHKAN ASRAMA PERMANEN

Written By REFORMING on Kamis, 08 November 2018 | 15.36


(Foto Anton Boma; suasana diskusi mahasiswa Dogiyai di kontrakan)


JLHATABLOID - Kamis, 08 November 2018. Mahasiswa asal Dogiyai sebagai aset pemerintah dan generasi masa depan di kabupaten dogiyai dan pada umumnya papua, meminta asrama permanen untuk belajar dan menuntut ilmu di kota studi makassar.

Hal tersebut disampaikan melalui tulisan yang terima Jlhatabloid.com dari Biro Humas IPMADO di kota studi makassar.

Kami meminta kepada pemda kabupaten Dogiyai untuk asrama permanen bagi mahasiswa asal Dogiyai di makassar. Katanya Anton Boma melalui laman yang dikirim.

Segalah sesuatu yang ada dibawa kolom langit ini tidak ada yang tidur dikeluar dengan sembarangan, semuanya memiliki tempat yang bisa menghuni dari dalam rumah dan di luar juga maka nyamanlah kehidupan makhluk hidup tersebut.

Kini mahasiswa/i Dogiyai yang ada di kota study makassar mengeluh dengan tempat tinggal yang begitu tidak layak dan tidak nyaman dengan belajar dan berjuang demi merahi masa depan yang lebih kordinasi, akhirnya melalui penyambung suara di era teknologi kini seperti sosial media selalu menyampaikan langsung dan tidak langsung yang tak henti-henti hingga kini.

Menurut Anton Boma mengatakan bahwa; Kami meminta kepada pemerintah Kabupaten Dogiyai butuh keseriusan dalam menangani kontrak atau tempat tinggal mahasiswa Dogiyai yang layak dari keadilan pemda tentang rumah permanen.

Berdirinya organisasi Ikatan Pelajar Mahasiswa/I (IPMADO) Dogiyai kota study makassar pada tanggal 13 Juni 2008 sampai saat ini yaitu 9 tahun  namun pemerintah Kabupaten Dogiyai belum merealisasikan atau memperhatikan tentang SDM dalam bentuk asrama permanen bagi mahasiswa yang salah satunya di kota studi makassar hingga sekarang.

Harusnya kami sudah dapat rumah/asrama permanen yang layak untuk belajar dan berjuang di kota studi ini untuk generasi kabupaten dogiyai namun pemda masih tergiur oleh prinsip yang tidak terbuka untuk Sumber Daya Manusia.”Tegasnya Anton Boma”.

Mahasiswa Dogiyai di makassar mempertanyakan pemerintah Kabupaten Dogiyai: “Bukankah kami ini merupakan agen penerus ? dan agen perubahan masa depan DOGIYAI NOU ENA ?. kami merasa, kami tidak memiliki orang tua yang bisa memperhatikan kami dari segi pengembangan SDM di Kabupaten Dogiyai.

Jika pemda dogiyai tidak merealisasikan tujuan SDM, siapa dan kabupaten mana lagi yang akan memperhatikan bagi generasi kabupaten Dogiyai?

Oleh sebab itu, kami adalah satu bukan dua lagi yaitu; DogiyaiKu DogiyaiMu dan Dogiyai untuk kita semua.

Ketika pemda Dogiyai sekarang tidak menyingkapi keluhan kami maka kami menegaskan untuk pemda tidak diperbolehkan datang ke kota studi makassar, kunjungan atau monitoring karena hasil monitoring dan kunjungan tidak pernah merealisasikan dengan serius, maka kami annggap, kami bukan lagi bagian dari kabupaten Dogiyai. Katanya salah satu mahasiswa asal Dogiyai.

Menurut Aten Magai mengatakan pada saat diskusi bebas di kontrakan asrama Dogiyai bawah; Perkembangan kabupaten Dogiyai saat ini baik, ini dilihat dari program kerja Bupati kabupaten Dogiyai bapak Yakubus Dumupa S.ip dan Bapak wakil bupati Oskai Makai SH.

program kerja (bupati dan wakil bupati Dogiyai) merupakan program harapan masyarakat dan mahasiwa maka mahasiswa harus memperjuangkan kendalah yang sering terjadi di kota studi masing masing dan salah satunya adalah makassar untuk fokus meminta kontrakan atau asrama permanen guna tempat belajar para mahasiswa dengan baik dan benar. “Kata dia”. (Jlt)

Kami “MAU BELAJAR TAPI TEMPAT TINGGAL KAMI SEMPIT DAN TIDAK NYAMAN…!

0 Komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : |Creating Website By; Maskolis |Template By; Johny |Mas Template
|Proudly Ppowered By; Mastemplate| Home To Blogger
Copyright © 2011. JLHATABLOID - All Rights Reserved
Original Design By; Creating Website By; Anton Boma Modified By; Jhon Lhau'renz Tabunny